Skip to main content

Kisah Suami Istri Mengharukan : Anti tastahiqqiina ruuhi

” Anti tastahiqqiina ruuhi”

Dikota Jeddah ada seorang wanita yang menghadapi masalah dalam rumah tangganya. Iapun terlibat percekcokan dengan suaminya. Keributan memuncak hingga sang suami angkat tangan dan memukul sang istri. Menangislah wanita ini

Tiba-tiba terdengar bunyi seseorang yang mengetuk pintu.
“Tok..tok..tok..”

Segeralah sang suami melihat siapa yang datang lewat lubang intip pintu. Tak di duga, Mertua alias orang tua si wanita ada di depan pintu datang bertamu.

Dalam keadaan berderai air mata, wanita inipun masuk ke dalam kamar. Ia sapu air matanya dan ia bersihkan wajahnya. Sang suami pun membukakan pintu dan mempersilahkan mertua masuk kedalam rumah.

Tak lama, keluarlah wanita ini menemui ibu dan bapaknya dengan sisa air mata yang tak mampu ia tahan. Diciuminya ibu dan bapaknya sedang air mata terus mengalir di pipinya. Betapa terkejut ibu bapaknya melihat anaknya keluar dalam keadaan menangis

“Kenapa kamu menangis nak ?” Tanya ibu kepada anaknya.
Wanita inipun menjawab,
“Umii..ana kaaangen sama umii. Alloh kirim umi sama abi ke sini..”

Subhanalloh.
Mendengar jawaban istrinya, hancurlah amarah dan keangkuhan sang suami. Hatinya luluh melihat kecerdasan istrinya dalam menutupi perihal kemelut rumah tangganya, menjaga nama baik suaminya sekalipun di hadapan orangtuanya....

Segera sang suami keluar rumah. Ia carikan hidangan bagi mertuanya karena memang hari itu tidak ada masakan di rumahnya. Sebelum pulang, ia mampir ke toko emas. Dia beli sabuk emas seharga 10 ribu real.

Di rumah, semua berjalan normal. Seolah tak pernah ada masalah di rumah tangga.
Sepulang mertua, sang suami segera menemuni wanita sang istri. Sang suami minta maaf atas amarah dan khilafnya. Sabuk emas yang tadi ia beli, dia serahkan kepada sang istri sambil berkata,” Anti tastahiqqiina ruuhi”…ENGKAU BERHAK MENDAPATKAN NYAWAKU.....

Indahnye berbagi...

Comments

Popular posts from this blog

bahasa kutai

Bahasa Kutai  adalah  bahasa Melayu  yang hidup dan berkembang sejalan dengan perkembangan  suku Kutai . Suku Kutai adalah  suku  yang mendiami alur sepanjang  Sungai Mahakam , dan populasinya terbesar di wilayah bekas  Kabupaten Kutai  dahulu (Kabupaten induk dari  Kabupaten Kutai Barat ,  Kutai Kartanegara , dan  Kutai Timur  sekarang ini). Bahasa Kutai umumnya hidup dan berkembang dalam bentuk penuturan (percakapan), serta sastra dalam bentuk  puisi  ( pantun ). Sangat sedikit bukti-bukti tertulis yang dihasilkan dalam bahasa Kutai, terlebih lagi yang dihasilkan pada periode pemerintahan  Sultan Kutai Kartanegara . Umumnya produk tertulis pada zaman itu berbahasa Melayu, dengan  huruf Jawi . Berdasarkan  morfologi  penuturannya, ada beberapa dialek dalam bahasa Kutai yang umum dijumpai saat ini, yaitu  dialek Tenggarong  (umum, sudah agak modern karena bercampur / dipengaru...

Pengertian Takhalli, Tahalli, dan Tajalli

Takhalli artinya membersihkan diri dari sifat-sifat tercela, dari maksiat lahir dan batin. Di antara sifat-sifat tercela itu menurut Imam al-Ghazali adalah pemarah, dendam, hasad, kikir, ria, takabbur, dan lain-lain. Takhalli juga dapat diartikan mengosongkan diri dari sifat ketergantungan terhadap kelezatan duniawi. Hal ini akan dapat dicapai dengan jalan menjauhkan diri dari kemaksiatan dalam segala bentuknya dan berusaha melenyapkan dorongan hawa nafsu jahat. Menurut kalangan sufi, kemksiatan dapat dibagi dua ; pertama maksiat lahir yaitu sifat tercela yang dikerjakan oleh anggota lahir seperti tangan, mulut dan mata. Sedangkan maksiat batin ialah segala sifat tercela yang diperbuat anggota batin yaitu hati. Menurut al-Ghazali moral adalah setiap hal yang mengangkat jiwa dan kehidupan menuju cahaya dan kesucian. Sedangakan kejelekan adalah semua hal yang merusak tubuh jiwa serta akal dan menjauhkan ruh dari cahaya dan kesucian. Al-Ghazali mengajak untuk tidak menjilat dalam mencar...

Kumpulan Ceramah Lengkap Yusuf Mansyur MP3 dan Video

Kumpulan Ceramah Lengkap Yusuf Mansyur MP3 dan Video MP3 Benahi Shalat Kita                                                                           Nikmatnya Sedekah  2 Durhaka Terhadap Orang Tua                                                           Sedekah dan Membebaskan Kesusahan Harta Haram                                                                                   Sedekah dan Do’a Keluarga Sakinah          ...